Rabu, 23 September 2015

I N T U I S I


Intuisi dalam bahasa sederhana bisa diartikan getaran hati (jiwa) akan sesuatu hal (Causalitas) yang dihadapi atau yang akan terjadi. getaran hati atau mungkin bisa juga diartikan "perasaan" akan sesuatu (itu) muncul atau terasa. akal (sehat) berpikir dan berbicara (sehat) akan membuat hati/perasaan tenang.

Dalam istilah lain intuisi merupakan kemampuan untuk memahami sesuatu tanpa melalui penalaran rasional dan intelektualitas.Sepertinya pemahaman itu tiba-tiba saja datangnya dari dunia lain dan di luar kesadaran. Intuisi juga bisa di katakan kemampuan psikis yang di kenal sebagai firasat, atau kemampuan untuk merasakan apa yang akan terjadi selanjutnya. Selain itu, intuisi dipahami sebagai pengetahuan yang kebenarannya 100% akurat.
Intuisi adalah kemampuan alami atau kekuatan yang dengannya seseorang mengetahui sesuatu tanpa pembuktian. Dalam kamus online Oxford, intuisi didefinisikan sebagai The ability to understand something instinctively, without the need for conscious reasoning.” Intuisi adalah kemampuan untuk memahami sesuatu secara naluriah, tanpa membutuhkan rasionalisasi sadar.

Menurut Miriam Webbster intuisi adalah “A natural ability or power that makes it possible to know something without any proof or evidence.” Intuisi adalah kemampuan alami atau kekuatan yang dengannya seseorang mengetahui sesuatu tanpa pembuktian.

Intuisi itu sebenarnya bukanlah pesan yang diembuskan oleh makhluk mistis kepada Anda, melainkan pesan yang berasal dari pikiran bawah sadar Anda. Intuisi merupakan suatu kebutuhan, karena tidak semua masalah dapat di jelaskan hanya dengan logika.

Sebelum penelitian yang dilakukan oleh para pakar, intuisi dianggap sebagai pengetahuan klenik. Intuisi dipandang sebagai anugerah istimewa yang diberikan hanya kepada orang-orang tertentu.
Pemahaman berubah ketika intuisi mulai diteliti secara ilmiah. Banyak penelitian menyimpulkan intuisi bukanlah hal yang klenik. Menurut para pakar, sumber intuisi berasal dari pikiran bawah sadar manusia.
Intuition is nothing but the outcome of earlier intellectual experience,” (Albert Einstein)
Sebagaimana dijelaskan Einstein di atas, intuisi merupakan hasil dari pengalaman intelektual yang terjadi sebelumnya. Hal senada juga diungkapkan oleh pakar psikologi dari Amerika Serikat Herbert A. Simon. Menurutnya, intuisi tak lain merupakan kesadaran bahwa sesuatu yang dialami pernah dialami atau dipelajari sebelumnya.
Intuitif adalah sifat alami manusia, hampir setiap manusia mempunyai kemampuan ini,dan pernah mengalaminya selama hidupnya.Yang membedakan hanya tingkatan dari kemampuan ini.Namun, ilmu pengetahuan masih belum bisa menjelaskan mengapa beberapa individu tampaknya lebih kuat dan lebih tajam intuisinya daripada orang lain

Syarat intuisi adalah pengalaman. Semakin banyak pengalaman dalam sebuah bidang, kemampuan intuitif kita (dalam bidang tersebut) semakin tinggi. Sebaliknya, semakin sedikit pengalaman kita dalam bidang itu, maka semakin rendah pula kemampuan intuitif kita (dalam bidang tersebut).






Sumber: Think , Fast and Slow karya Daniel Kahneman, Wikipedia