Jumat, 19 Desember 2014

Tanpa Judul

Aku sangat mengagumi karya-karya tulisan Dee dalam beberapa buku nya, ada beberapa yang juga yang sudah di filmkan. Meskipun aku tidak terlalu mengerti tentang sastra tapi aku merasa makna tulisan & quotes Dee dalam Buku-buku yang dituliskan nya mampu mewakili apa yang akan disampaikan secara lugas.


Nih diantara nya ada beberapa quotes yang ada dalam tulisan Dee



(Rasakanlah) harapan, impian, yang hidup hanya untuk sekejap..
(Rasakanlah) langit,  hujan, detak, hangat nafasku..
(Rasakanlah) isyarat yang mampu kau tangkap„ tanpa perlu ku ucap..
Itulah saja cara yang bisa
Untuk menghayatimu
Untuk mencintaimu…..
-Dee--Rectoverso

Aku menghela napas. Kisah ini semakin berat membebani lidah. Aku sampai di bagian bahwa aku telah jatuh Cinta. Namun orang itu hanya dapat kugapai sebatas punggungnya saja.
Seseorang yang aku sanggup menikmati bayangnya dan tidak akan pernah bisa aku miliki.
Seseorang yang hadir bagai bintang jatuh. Sekelebat kemudian hilang. Sebelum tangan ini sanggup mengejar.
Seseorang yang hanya bisa aku kirimi isyarat, sehalus udara, langit, awan, atau hujan.

— Hanya Isyarat. Rectoverso.


❝Jadi, aku tidak tahu cinta itu terdiri dari berapa macam. Yang kutahu, cinta ini tersendat, dan hatiku seperti mau mati pengap. Kendati kusayang kamu lebih daripada siapapun yang ku tahu. Kendati bersamamu senyaman berselimut pada saat hujan. Aku aman. Namun, aku mengerontang kekeringan. Dan kini ku tersadar, aku butuh hujan itu. Lebih daripada apa pun.❝
— Rectoverso

Aku tidak ingin bersamamu cuma karena enggan sendiri. Kau tidak layak untuk itu. Seseorang semestinya memutuskan bersama orang lain karena menemukan keutuhannya tercermin, bukan ketakutannya akan sepi
— Rectoverso

❝Dunia tidak lagi sama. Hidup ini menjadi asing. Aku sedih untuk sesuatu yang tak kutahu. Aku galau untuk sesuatu yang tak ada. Dan jari ini ingin menunjuk sesuatu yang bisa menjadi sebab, tapi tak kutemukan apa-apa. Pada saat yang sama, seluruh sel tubuhku berkata lain. Mereka tahu sesuatu yang tak dapat digapai pikiran. Apa rasanya, jika tubuhmu sendiri menyimpan rahasia darimu?❝
— Firasat. Rectoverso.

❝Aku memandangimu tanpa perlu menatap. Aku mendengarmu tanpa perlu alat. Aku menemuimu tanpa perlu hadir. Aku mencintaimu tanpa perlu apa-apa…’ Pesan ini akan tiba padamu, entah dengan cara apa.❝
—  Rectoverso. Dee Lestari


❝Menahun sudah aku tahu, hari ini akan tiba. Tapi bagaimana bisa pernah kujelaskan? Aku menyayangimu seperti kusayangi diri sendiri. Bagaimana bisa kita ingin berpisah dengan diri sendiri❝
— PelukRectoverso

….. Dengarkah kamu? Aku ada. Aku masih ada. Aku selalu ada. Rasakan aku, sebut namaku seperti mantra yang meruncing menuju satu titik untuk kemudian melebur, meluber, dan melebar. Rasakan perasaanku yang bergerak bersama alam untuk menyapamu.
— Ost Rectoverso. Dewi Lestari feat. Arina Mocca - Aku Ada

❝…Aku teringat detik-detik yang kugenggam. Hangat senyumnya, napasnya, tubuhnya, dan hujan ini mengguyur semua hangat itu, menghanyutkannya bersama air sungai, bermuara entah ke mana.Hujan mendobrak paksa genggamanku dan merampas milikku yang paling berharga. Hujan bahkan membasuh air mata yang belum ada. Membuatku seolah-olah menangis. Aku tidak ingin menangis. Aku hanya ingin ia pulang. Cepat pulang. Jangan pergi lagi.❝
—dee, firasat, Rectoverso.

❝Kadang-kadang pilihan yang terbaik adalah menerima. Percayalah, kita akan baik-baik saja❝
Rectoverso

❝ Insan-insan kesepian ditengah orang-orang yang dicintainya. Dunia mereka tersekat oleh tembok besar yang tak pernah bisa mereka jebol. Begitu dekat, tetapi begitu terpisah : tak terucapkan.
— Rectoverso

❝ Aku ingin membisikkan selamat tidur, jangan bermimpi untuk bersamaku, ia tak perlu mimpi.❝ 
— Dee (Rectoverso)

❝ Kita tak tahu dan tak tahu pasti hingga semuanya berlalu. Pada akhirnya cuma waktu